Klik Berita

Kategori

PT KBP Dituding Warga Atas Pemasangan Kawat Berduri

PT K B P (Kaliban Bangun Prakarsa) dituding warga atas pemasangan kawat berduri Batam

– [KBO] – Puluhan warga perumahan Jasinta dan para pedagang kaki lima menolak keras terkait pemasangan pagar kawat berduri yang berada di sepanjang ruas jalan didepan pintu masuk perumahan Jasinta kelurahan kabil, kecamatan nongsa, minggu (17/11) siang.

Dari pantauan awak media dilokasi, para warga jasinta RT 01 bersama pedagang kaki lima disana terlihat memasang spanduk penolakan terpasang di pagar kawat duri ; Kami Rakyat Kecil Kenapa Usaha Kami Ditutup.

Pasalnya, sebelum itu para pedagang kaki lima tersebut membenarkan, Lurah kabil akan mengalokasikan ke lapak dagang angkringan yang sudah disediakan oleh pihak pengembang perusahaan PT Kaliban Bangun Prakarsa (KBP) yang berada dilokasi lahan RW21 Kabil.

” Menurut salah satu usaha tambal ban sepeda motor disana sebut namanya,” Sahat Rajagukguk, mengatakan,” usaha saya tambal ban sepeda motor dijasinta ini, tidak ingin dipindah kan dari sini, karena usaha saya tidak layak disana, katanya juga disana sewa kiosnya sangat mahal. Ucapnya

Sebelumnya juga Sahat rajagukguk, mengaku,” bahwa dirinya sempat mendapat ancaman dari pihak oknum marketing dari pt kbp, usahanya tambal ban nya akan di gusur dari tempatnya” ungkapnya

Hal yang sama juga, dari warga jasinta sekalian pedagang disana, namanya” Ati, mengatakan,” kami jelas menolak untuk dipindahkan ke kawasan kios pt kbp tersebut, karena kami warga jasinta disini, pak,” disana kan kami harus memberi sewa mahal, sementara disini kami hanya mencari sesuap nasi, jadi disana kami merasa terlalu berat sewanya, sedangkan penghasilan kami saja tidak sebanding dengan harga perbulan sewa kios yang disana, ” Ucap Ati.

Pada intinya kami sudah komitmen dengan pedagang-pedagang kaki lima yang berada disini, kami tidak ingin pindah, dan lokasi kami jangan dipagarin dengan kawat duri di sini, ini sangat membahayakan keselamatan orang banyak baik pejalan kaki. Ujarnya

” Kami dari warga jasinta yang berdagang kaki lima disini, hanya berharap perhatian penuh khususnya kepada pemerintah Walikota batam, juga agar memperhatikan nasib kami pedagang di jasinta ini,” Ungkap Ati” saat ditemui dilokasi komplek perumahan jasinta. Minggu (17/11) Siang

Menurut keterangan dari masyarakat dan para pedagang yang berada di depan perumahan jasinta, bahwa pemasangan kawat berduri tersebut disinyalir suruhan secara sepihak yang dilakuakan oleh PT. Kaliban Bangun Prakarsa (KBP).

” Hal ini juga dibenarkan, bahwa pemasangan kawat berduri disepanjang ruas jalan tersebut, dari Lurah Kabil Safaat” membenarkan” bahwa, pemasangan pagar kawat berduri tersebut” disinyalir di danai oleh PT. Kaliban Bangun Prakarsa (KBP).” Ucap lurah,” di lokasi perumahan jasinta.

” Terkait pemasangan kawat duri di sepanjang ruas jalan komplek perumahan jasinta tersebut, yang diduga diprakarsai oleh pihak pt kbp, “teriakan” para warga perumahan jasinta baik pedagang kaki lima pun terlontar sangat kecewa,” seolah Lurah Kabil tidak mendukung program kerakyatan, seharusnya Lurah Kabil membela rakyat kecil, bukan membela orang kaya, kami sangat kecewa, “teriak warga” saat mendengar pengakuan dari Lurah Safaat terkait pemasangan kawat berduri yang dilakukan oleh suruhan pihak pt kbp. Tutur warga

Sementara itu, para warga jasinta baik para pedagang disana, dilokasi langsung melakukan perundingan dengan Camat, Lurah dan para warga jasinta bersama para pedagang kaki lima disana, sepakat untuk mencabut patok-patok pagar kawat berduri yang sudah di dirikan oleh pihak PT.Kaliban Bangun Prakarsa (KBP) tersebut.

Kemudian dari warga jasinta baik para pedagang kaki lima, sepakat akan berunding membahas pemagaran kawat duri sepanjang ruas jalan tersebut, juga akan membicarakan nasib para pedagang disana”. Ungkap warga
(WL/”)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *