Klik Berita

Kategori

Gubsu Diminta Sediakan Lahan Penguburan Massal Bangkai Babi


                Ketua POK DPW PAN Sumut Suhandi ST MM. 
klik Berita Medan - Heboh dan viral ratusan bangkai babi yang dibuang ke sungai dan meresahkan warga tidak bisa diatasi hanya dengan mengimbau maupun menghujat.
“Kita berharap Gubsu lakukan aksi konkrit dengan menyediakan lahan tempat mengubur bangkai serta petugas yang mengubur bangkai- bangkai babi tersebut supaya jangan sampai lagi dibuang sembarangan apalagi ke sungai, ” ujar Ketua POK DPW PAN Sumut Suhandi ST MM, Sabtu (16/9/2019).
Menurutnya, Gubsu sebaiknya bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota mengatasi hal ini. Bila perlu menjemput bola dengan mengerahkan petugas untuk mendatangi peternak babi agar menyerahkan bangkai babi yang terkena virus hog kolera untuk segera diangkut dan dikuburkan.
Wabah hog kolera pada hewan ternak babi di beberapa wilayah di Sumut, katanya, merupakan bencana yang perlu penanganan cepat dan tepat.
Sementara bagi peternak, tentu saja kejadian wabah penyakit ini sangat merugikan mereka dan bisa saja ini menjadi alasan bagi mereka membuang bangkai sembarangan karena tidak punya lahan serta biaya untuk mengubur bangkai-bangkai tersebut.
Suhandi mengatakan pembuangan bangkai babi yang terkena penyakit ke sungai merupakan masalah serius karena dikhawatirkan berdampak luas terhadap penyebaran penyakit yang membahayakan warga.
“Jangan sampai karena penanganan yang lambat sementara masyarakat sudah resah menimbulkan ketegangan di masyarakat. Jangan sampai masyarakat bertindak main hakim sendiri kepada oknum yang membuang bangkai babi sembarangan,” ujarnya.
Dengan difasilitasinya penyediaan lahan penguburan massal untuk bangkai-bangkai babi oleh pemerintah menurutnya menjadi solusi konkrit kasus pembuangan bangkai babi.
“Jika pemerintah sudah menyediakan lahan penguburan bangkai babi sekaligus petugas penguburnya, namun masih ada juga yang membuang bangkai babi sembarangan maka pemerintah harus bertindak tegas dengan memberi hukuman sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.( put )

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *