Klik Berita

Kategori

" GAWAT " 20 bulan Laporan Dugaan Tindak Pidana Perusakan Lahan di Polda Sumut Tak Kunjung Selesai

By On November 04, 2021


Batu Bara, Sumut -
 Kasus Perusakan lahan yang diduga dilakukan oknum Polisi Wanita (Polwan) M. Simanjutak di Desa Kualatanjung Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batubara Sumatera Utara yang terjadi 12 Maret 2020 lalu Hingga Oktober 2021 saat ini belum selesai.

Ponirin warga Tebingtinggi yang menjadi korban Perusakan, Penyerobotan dan penguasaan sepihak Atas lahan milik nya, Oleh sekelompok orang  dibawah komando Oknum Diduga Polwan M.Simanjuntak yang bertugas di Polres Asahan, Sampai kini harus menerima pil pahit karena sudah 20 bulan Laporan Dugaan Tindak Pidana Perusakan Lahan di Polres Batubara hingga diambil Alih Polda-Sumut sejak Oktober 2020 Belum ada kejelasan


Dok Saiful: Dugaan Perusakan yang dilakukan oleh anggota oknum Polwan (Marisa red)


Perusakan lahan yang Dilaporkan korban Ponirin sejak 12 Maret 2020 ke Polres Batubara dengan nomer LP/ 154/IV/ 2020/SU/Res Batubara, dan Diambil Alih Unit 3 Subdit II Hardahbang Polda Sumut hingga kini masih Menunggu kepastian hukum atas laporannya

      Foto: M.Abdi SH Pengacara Ponirin

Seperti yang di sampaikan oleh pihak pendamping Hukum korban, M.Abdi SH Sabtu siang (30/10/2021) dari Kantor BBH Indikator Tebingtinggi Mengapa hingga kini belum ada kejelasan terkait laporan Perusakan yang sudah 20 bulan lamanya, semua saksi sudah diperiksa namun belum ada kepastian Hukum nya.

"Sudah 20 bulan Laporan Perusakan lahan Klaein kita ditangani Polda-Sumut Belum ada kejelasan, seluruh saksi telah memberikan keterangan ke Penyidik, dan hingga kini, kita sebagai pelapor masih menunggu tindaklanjutnya" kata  Abdi melalui Media ini .

Abdi berharap Penyidik jeli dan Lebih Profesional dalam menangani perkara perusakan tersebut,  dikatakannya juga, Jangan sampai Perkara yang Jelas indikasi Pidana nya, menjadi terhenti karena ada laporan lain dari terduga pelaku, Terlebih Terduga adalah Oknum Polisi, yang mana laporan Pemalsuan Dokumen surat menyurat dari terduga ke Polda-Sumut  juga belum jelas


"Harapan saya , Penyidik jeli dan lebih profesional, menangani kasus Ini, kita Laporkan perusakan, jelas dikatakan Penyidik dalam beberapa pertemuan dengan komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara  ada Pelanggaran Pidana" 


Lanjut nya " Sementara terduga perusakan melaporkan korban  sebagai Pemalsuan  Dokumen surat menyurat Lahan tersebut,  yang Jelas tidak ada kaitannya dengan Korban, karena korban tidak pernah memohon dalam penerbitan surat terhadap pemerintah setempat, dan masak Laporan Perusakan Harus terhenti karena adanya laporan Lain yang Kita nilai tidak adil" jelas Abdi.

Sesuai Penelusuran awak Media dari berbagai sumber yang terpercaya kalau Perusakan Lahan Ponirin yang terjadi pada awal Maret 2020 berawal dari datangnya sekelompok orang yang Diduga di Perintah Oknum Polwan M.S untuk membuat paret, merobohkan beberapa batang pohon sawit, memasang plang, dan mendirikan Pondok,  di Lahan yang sudah 10 tahun di kelola Ponirin.

Dok : plang yang didirikan oknum Polwan 
 ( Marisa cs )

Dalam Dokumentasi Vidio Perusakan yang berdurasi kurang lebih 14 menit itu, terlihat Para Pelaku  Perusakan menggunakan Alat berat (Eskavator) membuat paret panjang dan merobohkan beberapa pohon sawit di Areal tersebut

  Dok : Vidio Dugaan perusakan lahan 

Video itu juga melihatkan adanya perdebatan antara para pelaku perusakan dengan Kepala Dusun setempat untuk menghentikan Aktivitas karena dianggap Areal tersebut sudah masok pada zona Pembebasan Pelindo, namun Para Terduga meminta Kadus untuk tidak ikut campur


Kasus tersebut juga sempat mendapat perhatian Kapolri ketika dijabat Jendral Polisi Idham Azis dalam Rapat kerja bersama Komisi III DPR RI 30 September 2020, Disana Artaria Dahlan dari komisi III DPR RI mempertahankan sikap polri

Dok : Artaria Dahlan DPR RI Pertanyakan Tentang perusakan lahan Yang Diduga dilakukan  oknum Polwan M.S 

Anggota DPR RI dari fraksi PDIP itu mempertanyakan sikap Polri terkait adanya Laporan masyarakat Atas penyerobotan lahan Yang Diduga dilakukan oleh oknum Polwan M.S yang dilaporkan masyarakat namun tidak di tanggapi, malah ketika Oknum Polwan Tersebut melaporkan malah ditanggapi kata Artaria Dahlan


Menanggapi hal itu Kapolri jenderal Pol Idham Azis mengatakan soal Oknum Polisi Wanita Serobot Tanah kalau salah Periksa saja,  kata Idham


Sayang nya kasus yang telah mendapat perhatian dari berbagai pihak itu hingga saat ini belum juga dapat di selesaikan pihak penyidik Polda Sumut, terakhir Kabidhumas Polda-Sumut Kombes pol Hadi Wahyudi Kepada wartawan Melalui pesan WhatsApp nya menyampaikan kalau kasus tersebut berjalan dan saling lapor  (tim red)


Peringati Hari " Sumpah Pemuda " PSP Berderma II, DPD GP Nasdem Laksanakan Donor Darah

By On October 28, 2021

 

    fhoto : H.M.Azwar S.Si.MM Ketua Garda Nasdem 

Gi-media.com Tebingtinggi -- Gelegar PSP NasDem Berderma Tahap II, DPD Garda Pemuda NasDem Kota Tebingtinggi  Melaksanakan Donor Darah dan Donor Plasma dalam rangka peringati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 .

Bakti sosial Donor Darah yang menjadi kegiatan Rutin DPD Garda Pemuda NasDem kota Tebingtinggi kali ini dilaksanakan tim "Pemuda Siaga peduli" (PSP) Berderma tahap II GPND Kota Tebingtinggi,  dalam Rangka memperingati Hari "Sumpah Pemuda" dilakukan Secara dua tahap yakni pada 24 Oktober bersama IKBSI, dan puncaknya  Kamis 28 Oktober 2021.


 Ketua DPD Garda Pemuda NasDem kota Tebingtinggi H.M.Azwar S.Si.MM kepada wartawan  (28/10/2021)  melalui Sekjennya  Sudar mengatakan kegiatan PSP Berderma tahap II ini sesuai Arahan Pimpinan Pusat GP Nasdem Prananda Surya Paloh dalam program PSP Berderma tahap II,  sebagai wujud pergerakan Pemuda Siaga Peduli di hari sumpah pemuda untuk membantu masyarakat.
    Fhoto: Sudar Sekretaris Garda Nasdem Tebingtinggi

"Alhamdulillah, Dalam rangka PSP Berderma II hari ini DPD GPND Kota Tebingtinggi melakukan kegiatan Donor Darah dan Donor Plasma, Sesuai Arahan DPP Garda Nasdem, dari 80 kantong darah  biasa yang kita targetkan, Alhamdulillah dengan semangat PSP Berderma kita berhasil mengumpulkan 120 kantong darah  biasa, yang disumbangkan melalui PMI kota Tebingtinggi dalam dua tahap " jelas sosok yang baru mendapatkan gelar Dato' dari kerajaan Aceh Darussalam itu

Dato' H.M.Azwar Ssi MM yang merupakan wakil ketua DPRD kota Tebingtinggi , mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat Relawan yang dengan sukarela mau menyumbangkan darah nya dalam  program PSP Berderma tahap II, melalui PMI kota Tebingtinggi.

"Saya juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat kota Tebingtinggi, dengan semangat sumpah pemuda rela mendonorkan darahnya dalam program PSP Berderma DPD Garda Pemuda NasDem kota Tebingtinggi" 

Lanjut H.Azwar  "Semoga darah yang  disumbangkan nantinya Berkah dan bermanfaat bagi insan yang membutuhkan, dan tentunya bagi yang menyumbang , sebab setetes darah itu sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup orang yang membutuhkan" tutupnya yang disampaikan Sekjen GPND Kota Tebingtinggi dalam sambutannya.

Dalam Acara tersebut hadir juga Para pengurus DPD Partai NasDem kota Tebingtinggi seperti Sekretaris Drs Henry Rifai, Bendahara NasDem Syahmenan, Gernita Nasdem Kota Tebingtinggi Siti Aminah dan beberapa orang lainnya pengurus DPD Partai NasDem Tebingtinggi.

    Fhoto: Drs Henry Rifai Sekretaris DPD  Partai NasDem                             Tebingtinggi

Drs Henry Rifai sebagai Sekretaris DPD Partai NasDem kota Tebingtinggi dalam sambutannya menyampaikan kalau apa yang di lakukan Garda Pemuda NasDem kota Tebingtinggi sebagai sayap Partai dibawah kepemimpinan H.M.Azwar  sudah sangat tepat dan baik .

"Apa yang dilakukan Garda Pemuda NasDem Tebingtinggi sudah sangat Tepat, membantu masyarakat pada situasi Pandemic Covid-19, yang kita ketahui Sejak awal adanya Pandemic, Garda sudah banyak berbuat, dari membagikan Sembako sampai mendonorkan darahnya terlebih pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini" .

"Harapan saya Partai NasDem selalu mendapat tempat di hati masyarakat, dengan berbagai program nya , Baik partai maupun sayap partai, dengan semangat Perubahan untuk Indonesia" tutupnya.

Salah satu masyarakat yang mendonorkan darahnya  Dewi Efriana (38) Warga lingkungan IV DeblodSundoro ketika dimintai komentarnya dalam kesempatan tersebut, menyampaikan Kalau Program PSP Berderma yang diadakan DPD Garda Nasdem Tebingtinggi mendapat  respon positif dan mendapat tempat Di hati masyarakat Karena sudah banyak berbuat  untuk masyarakat sejak adanya Pandemic Covid-19


" Sebagai masyarakat, Saya sangat Senang bisa berbagi Meski bukan materi tapi bisa menyumbangkan Darah melalui program PSP Berderma  dihari sumpah pemuda, DPD Garda Pemuda NasDem kota Tebingtinggi, Saya juga Bangga terhadap Garda  Tebingtinggi, yang selalu peduli terhadap masyarakat" ucapnya Usai mendonorkan darahnya

Pantauan awak media dalam kegiatan tersebut, yang dimulai sejak pukul 11:00wib , masyarakat dari berbagai kalangan  dengan penuh semangat mendaftarkan dirinya, untuk di cek oleh Tim medis dari PMI kota Tebingtinggi Laiyak tidaknya menyumbangkan darah (*** Laporan Ris)

GMPET-SU Minta Kajati-Su PeriKsa Walikota Tebingtinggi Umar Terkait Temuan BPK

By On October 04, 2021

 


Medan-Sumut -- Gerakan Mahasiswa Peduli Transparansi (GMPET) Sumatera Utara meminta Kejaksaaan Tinggi Sumatera Utara panggil dan Periksa Walikota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan terkait Dugaan Korupsi sewaktu menjabat sebagai Kepala Dinas PU-Bina marga dan Bina Kontruksi Pemprov Sumut 2009-2011 


Dugaan korupsi tersebut Kembali di ungkit dan diorasikan dalam unjuk rasa yang digelar oleh DPW Gerakan Mahasiswa Peduli Transparansi Sumatera Utara (GMPETSU) di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu), Kamis (30/09/2021)


Iskandar Mubin selaku Koordinator Aksi dalam unjuk Rasa tersebut bersama kawan-kawannya disambut Staf Kasipenkum Kejatisu, Erna. Dan meminta kepada para mahasiswa untuk membuat laporan Resmi


"Ini akan kami proses, tapi kalau bisa adik-adik mahasiswa langsung laporkan saja ke Kejatisu ini biar ditangani," ujar Erna ditirukan Ketua DPW GMPETSU Rahmat Ritonga, dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/10/2021).


Dugaan korupsi tersebut Menurut Rahmat terdapat pada temuan BPK pada saat Wali Kota Tebingtinggi menjadi kepala Dinas PU Bina Marga Pemprov Sumut pada tahun 2009-2011.


"Sesuai dengan hasil investigasi kami di lapangan, banyak proyek yang bermasalah tahun 2009-2011 di Dinas PU Bina Marga Sumut pada masa di  jabat Umar Zunaidi Hasibuan," katanya. 


Permasalahan proyek tersebut, kata Rahmat, tak kunjung dituntaskan hingga saat ini. Setiap ada keluar temuan BPK, nama Umar Zunaidi disebut dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK.


"Di tahun 2020 muncul lagi temuan BPK yang jumlahnya mencapai Rp17 miliar. Seharusnya temuan BPK yang melibatkan Umar tersebut sudah pantas diusut tuntas oleh aparat penegak hukum untuk tegaknya keadilan. Karena BPK sudah memberikan tenggang waktu untuk mengembalikan uang yang sudah habis, bahkan waktunya sudah bertahun-tahun," jelasnya.


Sebagai tindak lanjut dari permasalahan ini, lanjut Rahmat, seharusnya Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut mengambil sikap tegas untuk menemui dan menanyakan Umar Zunaidi tentang temuan BPK tersebut.


Berdasarkan hasil investigasi GMPETSU, temuan BPK yang mangkrak di Dinas PU Bina Marga Pemprov Sumut tahun 2009-2011 adalah sebagai berikut:


1. Peningkatan Jalan Sipahutar Aek Humbang Kabupaten Tapanuli Utara yang dikerjakan PT Karya Agung Sejati Nada Jaya dengan No Kontrak 800/02/KTR/KPA/UPRJJ-TRT/TU/2008 tanggal 12 Juni 2008 sebesar Rp3.637.911.178 (UPRJJ Tarutung), terindikasi kerugian negara sebesar Rp744.433.786,56.


2. Proyek yang dikerjakan PT Kuala Mas dengan No Kontrak 800/01/KTR/KPA/UPRJJ-TRT/TU/2008 tanggal 12 Juni 2008 pada peningkatan Jalan Siborong-borong Sipahutar Kabupaten Taput dengan nilai proyek sebesar Rp4.756.671.040 diduga kerugian negara sebesar Rp575.120.473.20.


3. Dugaan korupsi proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Batas Asahan Tanjung Kasau Bandar Marsilam Perdagangan Kabupaten Simalungun yang dikerjakan PT Tata Permai Indah No Kontrak 602/UPRJJ/KJ/KS/116/2008 tanggal 26 Mei 2008 sebesar Rp3.065.747.359, terindikasi kerugian negara sebesar Rp594.339.875.72.


4. Pemeliharaan Berkala Jalan Umar Baki/Pertanian di Kota Binjai dikerjakan PT Cipta Prasetya Group No Kontrak 1377/KPA.UPRJJ-MDN/2009 tanggal 31 Juli 2009 sebesar Rp985.930.872, diduga kerugian negara sebesar Rp816.718.313.22.


5. Pembangunan Jalan Tanjung Pura-Namu Unggas Kabupaten Langkat yang dikerjakan PT Hidayah Jabbal Rahmah dengan No Kontrak 1399/KPA.UPRJJ-MDN/2009 tanggal 4 Agustus 2009 sebesar Rp2.325.889.952.20 diduga kerugian negara sebesar Rp1.543.341.833.24.


6. Pembangunan Jalan Marelan (Batas) Tanah 600 di Kota Medan dikerjakan oleh PT Tri Embun Surya Matio dengan No Kontrak 1371/KPA.UPRJJ-MDN/2009 tanggal 31 Juli 2009 sebesar Rp4.346.851.000, diduga kerugian negara sebesar Rp1.739.479.034.41.


Atas dasar itu, GMPETSU meminta kepada aparat penegak hukum agar melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Umar Zunaidi Hasibuan selaku mantan Kadis PU Bina Marga Pemprov Sumut tahun 2009-2011 terkait dugaan korupsi peningkatan jalan di berbagai daerah di Sumut pada tahun 2009-2011.(Tim /Redaksi)

Instruksi Presiden RI “Polri Untuk Tidak Ragu Menindak Mafia Tanah”, Di Sumut Belum Terlaksana Sepenuhnya

By On October 02, 2021

 


Medan -Sumatra Utara - Kasus Pengrusakan lahan yang terjadi di Desa Kualatanjung kecamatan Sei Suka kabupaten Batubara hingga kini belum selesai, dan masih berproses di Mapolda-Sumut.

Hal itu menjadi pertanyaan bagi sebagian masyarakat khususnya Sumatera Utara , mengingat belum selesai nya kasus Perusakan tanah yang diduga dilakukan oknum Polwan MS Bersama Orang Suruhannya yang sudah 18 bulan sejak 12 Maret 2020 hingga kini belum ada penyelesaian.


Meski dalam beberapa kesempatan presiden kerap mengintruksikan Kepada Kapolri untuk Tidak ragu dalam menyelesaikan kasus dan menindak para pelaku Mafia Tanah yang kerap merugikan Masyarakat.

Presiden Joko Widodo menginstruksikan aparat kepolisian untuk tidak ragu dalam menyelesaikan kasus dan menindak para pelaku mafia tanah yang kerap merugikan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono menyampaikan akan menjalani instruksi tersebut dan menindak oknum mafia tanah.


“Presiden memberikan instruksi kepada Polri untuk mengusut dengan tuntas masalah kasus mafia tanah. Tentunya ini akan dilaksanakan untuk memberikan kepastian bagi masyarakat,” kata Rusdi dalam keterangannya, Jumat (24/9/2021).

 

“Instruksi itu juga sudah didengar oleh seluruh Polri. Baik Kasatwil, Kapolda, Kapolres, Kapolsek semuanya sudah mendengar dan akan dilaksanakan,” imbuhnya.

Rusdi lantas mengingatkan kepada seluruh masyarakat yang menjadi korban dan mengetahui aksi mafia tanah agar melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Silakan kalau ada laporan terkait mafia tanah laporkan saja. Karena sudah jelas sesuai dengan instruksi presiden dan pasti Polri akan menegakkan hukum,” jelas Rusdi seperti yang di kutip dari media mediaswarabhayangkara.com.

Namun Apa yang diintruksikan Presiden terhadap anak buahnya itu belum sepenuhnya terlaksana, seperti yang terjadi di provinsi sumatera, harapan salah satu masyarakat yang merasa menjadi korban kejamnya praktek Penyerobotan tanah miliknya, belum merasa mendapat keadilan.


Ponirin (42) warga kota Tebingtinggi salah seorang yang merasa belum mendapatkan keadilan dari permasalahan yang dihadapinya ,hingga kini masih menunggu progres dari Penegak Hukum dalam menyelesaikan Laporan penyerobotan tanah miliknya yang terjadi di Desa Kualatanjung kecamatan Sei Suka kabupaten Batubara sejak 18 bulan lalu tepatnya 12 Maret 2020.


Kasus yang sempat mendapat perhatian dari berbagai kalangan seperti Kapolri, DPR RI, DPRD Provinsi Sumatera Utara, kalau adanya oknum Polwan yang diduga menyerobot lahan masyarakat itu, hingga kini belum ada penyelesaian dari Aparat penegak hukum, khususnya Polda-Sumut yang menangani perkara tersebut.


Jum’at sore (01/10/2021) sekira pukul 14:00wib dibilangan Great Market jalan Merdeka kota Tebingtinggi kepada wartawan Ponirin yang masih menunggu kepastian hukum atas laporannya, menyampaikan kalau dirinya sangat menyayangkan apa yang telah menimpa dirinya, hingga proses penyelesaian yang cukup panjang sampai 18 bulan belum juga ada kepastian hukum


“Sudah 18 bulan lamanya, Laporan Perusakan tanah saya di Polisi belum juga ada ujungnya, kesal juga saya! mengapa lama kali proses penyelesaiannya, apa karena MS adalah oknum Polwan?” Jelasnya kesal.


“kita tau kalau presiden Jokowi minta Polri segera menyelesaikan setiap permasalahan tanah, agar tidak ada masyarakat yang dirugikan, tapi pada kenyataannya permasalahan tanah milik saya belum juga selesai” jelasnya


Ketika ditanya awak Media sejauh mana Proses laporan pengrusakan tanah miliknya di Mapolda Sumut, Ponirin mengatakan sampai saat ini masih seperti biasa menunggu, pada Kamis (30/09/2021) ada surat resmi dari penyidik dari Subdit II Hardahbang yang menangani perkara tersebut, akan Gelar perkara, rupanya Kasubdit nya mendadak Ada undangan.


“Terakhir semalam kita memenuhi undangan Penyidik Untuk Gelar perkara tetapi gagal , kita datang rupanya Kasubdit nya ada undangan keluarga mendadak, jadi Kanit nya bilang di tunda” kata Ponirin.

 

Sementara M.Abdi SH pengacara dari BBH Indikator kota Tebingtinggi, yang menjadi kuasa hukum Ponirin di tempat terpisah melalui pesan WhatsApp ketika dikonfirmasi Jum’at (01/10/2021) mengatakan akan menunggu dan ikut arahan Penyidik, untuk kelancaran berjalanya Proses hukum itu.


“Sampai saat ini kita Terus Kooperatif, mengikuti arahan Penyidik, selama masih dalam koridor Hukum, semalam kita di undang untuk gelar, Rupanya gagal , karena Kasubdit yang menangani Perkara ini Mendadak ada acara keluarga, jadi kita tunggu lah selanjutnya” kata Abdi


Terakhir Kabidhumas Polda-Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menyampaikan kalau kasus tersebut saling lapor dan masih berproses


“Itukan Saling Lapor, Jadi semuanya berjalan” sampai Hadi Wahyudi melalui WhatsApp Kamis (02/09/2021)


Info yang dihimpun awak Media sampai saat ini Kasus Perusakan lahan Ponirin yang terjadi di Desa Kualatanjung kecamatan Sei Suka kabupaten Batubara masih berproses, dan Ponirin juga di laporkan ke Mapolda-Sumut oleh oknum Polwan M.S. atas dugaan pembuatan surat Palsu. (Red)


Mobil Kemenangan Opan Badai Raffi Ahmad di Tawar Wakil Ketua DPRD Kota TebingTinggi

By On September 11, 2021

 


Tebingtinggi
,- Opan Badai pemenang babak final juara I The Next Influencer ANTV dari manajemen rans entertainment milik Raffi Ahmad bersilaturahmi di kediaman wakil ketua I DPRD kota Tebingtinggi H.Muhammad Azwar S.Si.MM jalan Deblot Sundoro gang iklas Sabtu ( 11/09/21 ) pagi.


Kedatangan Opan Badai Raffi Ahmad disambut hangat oleh H.Muhammad Azwar S.Si.MM,Opan Badai yang kini sukses meniti karier sebagai aktor, berkunjung ke kediaman  Azwar hanya dengan maksud hanya bersilaturahim.


" Disini saya hanya bersilaturahim dan tidak lebih,Positifnya silaturahmi itu adalah kunci hidup yang paling indah " ungkap Opan.

Opan tidak menyangka sambutan diberikan tuan rumah kepada dirinya sangat luar biasa dan penuh kekeluargaan. 


Opan menceritakan bagaimana kisahnya dari awal dia meniti karirnya sehingga dia sukses sampai saat ini,di sela sela perbincangan antara Opan dengan Wakil ketua DPRD H.Muhammad Azwar S.Si.MM, seketika Opan tercengang ketika Haji Azwar melontarkan perkataan ingin membeli mobil kemenangan Opan badai di The next Influencer  karena dia tahu opan badai bertekad ingin membangun rumah Tahfidz dan membangun pesantren dari hasil keringat Opan sendiri.

Haji Azwar juga merasa bangga dengan Opan karena ribuan orang yang masuk dalam kompetensi Opan berhasil menjadi pemenang juara I The Next Influncer dari manajemen rans entertainment milik Raffi Ahmad,Haji Azwar juga akan mendukung anak-anak muda dari Kota Tebing tinggi yang berprestasi untuk masa depan mereka maupun kemajuan Kota Tebing tinggi.Haji  Azwar juga akan selalu memberikan motivasi agar para milenial atau anak muda Tebing Tinggi bisa terus berkarya dalam kegiatan yang sifatnya positif.


Opan juga menceritakan mengapa dirinya pulang,dia melihat karangan bunga " Opan Badai kapan ke kota ini lagi ? Kami Rindu  " yang sempat viral dan Tidak di ketahui siapa pengirim karangan bunga tersebut namun yang sedihnya saat dirinya tiba di kampung halamannya dari Jakarta ia terlihat kesal karena saat dirinya sampai di Kota Tebing tinggi karangan bunga itu sudah tak ada ekspresi kekecewaan itu diketahui dari unggahan di story Instagram pemilik open badai yakni @opan.badai.(Red)


Ulama Indonesia Kota Tebing Tinggi terima 5000 dosis vaksin covid-19 dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

By On September 07, 2021

 


TebingTinggi
,- Majelis Ulama Indonesia Kota Tebing Tinggi menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pengurus dan komisi-komisi di kantor Majelis Ulama Indonesia hari Selasa 7 September 2021, rapat tersebut dihadiri oleh unsur Dewan Pertimbangan, Ketua Komisi dan Sekretaris Komisi. Rapat dipimpin oleh Sekretaris Umum Dr. H.M. Hasbie Ashshiddiqi, M.M., M.Si membahas hal terkait dengan adanya tambahan alokasi vaksin untuk Kota Tebing Tinggi dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 


Vaksin yang akan diterima adalah Vaksin Coronavac. Hal ini merupakan upaya dari MUI Kota Tebing Tinggi untuk ikut berkontribusi dalam meningkatkan cakupan penerima vaksin di Kota Tebing Tinggi. Sebelumnya DP MUI telah bersurat kepada Sekretaris Jenderal Kementrian Kesehatan Republik Indonesia melalui Kepala Pusat Krisis Kemenkes Republik Indonesia atas dukungan Bapak Walikota Tebing Tinggi yang sekaligus juga sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Tebing Tinggi. 


Surat ini telah direspon oleh Kementrian Kesehatan melalui surat Plt. Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Nomor SR.02.06II/7806/2021 tanggal 3 september 2021. MUI Kota Tebing Tinggi mendapatkan tambahan alokasi vaksin sebanyak 5.000 dosis beserta logistik penduking dalam pelaksanaan vaksinasi nantinya. Vaksin ini nantinya diperuntukkan bagi tokoh agama, para ustadz, guru-guru agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tentunya masyarakat umum lintas agama di Kota Tebing Tinggi. 


Sekretaris Umum MUI Kota Tebing Tinggi mengatakan bahwa alokasi vaksin tambahan bagi kota Tebing Tinggi yg di inisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia Kota Tebing Tinggi bekerja sama dengan DPD. AL-Ittihadiyah Kota Tebing Tinggi  merupakan satu-satunya di Sumatera Utara bahkan mungkin di Sumatera yang mendapatkan alokasi vaksin tersebut. 


Pasca rapat tersebut Sekretaris Umum Dr. H.M. Hasbie Ashshiddiqi, M.M.,M.Si. didampingi oleh ketua komisi sosial bencana Dr. H. Muhammad Idris dan Sekretaris Komisi Sosial bencana H. Ahmad Fauzan, S. Farm., Apt melaporkan hasil rapat kepada  Bapak Walikota selaku Ketua Dewan Pertimbangan MUI kota Tebing Tinggi. 


Dari pertemuan tersebut Bapak Walikota menyampaikan beberapa hal terkait kegiatan vaksinasi ini, antara lain:

1. Kegiatan ini harus tetap menerapkan prokes

2. Kegiatan ini bisa dilaksanakan secara terpusat pada minggu ke 3 bulan september 2021

3. Kegiatan ini bisa segera memberikan perlindungan kesehatan dan mencapai herd imuniti terkhusus di kota tebing tinggi. 

Terakhir Sekretaris Umum MUI Kota Tebing Tinggi menyampaikan Dewan Pengurus MUI Kota Tebing Tinggi akan bersurat kepada Kementrian Kesehatan terkait alokasi vaksin tahap ke 2 yang direncanakan dilaksanakan pada minggu ke 4 bulan oktober.(red)

Dandim 0204/DS Kerahkan Koramil 24/TTSB   Dan Jajaran Kawal Pelaksanaan Vaksin di Kecamatan

By On September 01, 2021

 


Sergai
,- Kodim 0204/DS Melalui Koramil 24/TTSB yang dipimpin oleh  Danramil Kapten inf. Jaswadi Barus meninjau Pelaksanaan Vaksin Tahap II Jenis Sinovac Bersama Muspika Kecamatan Tebing Syahbandar Rabu ( 01/08/21) adapun kegiatan dilaksanakan di Aula PT PD Paya Pinang Grup.

Dalam pelaksanaan Vaksin Sinovac tahap II PT. PD Paya Pinang Grup bekerja sama dengan GAPKI menyelenggarakan Vaksin kepada seluruh Masyarakat dan Karyawan Perkebunan sejumlah 420 org guna mempercepat capaian target yang telah di tentukan oleh Pemerintah.


Askep (Asisten Kebun ) Mandaris-B  Ir. Heri Hendro Lukito menyambut kedatangan Muspika Kecamatan Tebing Syahbandar, dan mengucapkan ribuan terimakasih, atas bantuan yang di berikan oleh Koramil 24/TTSB dan Muspika Tebing Syahbandar yang telah mengerahkan Personilnya untuk  mengawal pelaksanaan Vaksin , sehingga dapat  berjalan dengan baik, tertib dan aman.


Adapun Pelaksanaan Vaksin ini sebagai Vaksinator bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai di pimpin Oleh Kepala Puskesmas Tebing Syahbandar dr. Rosnani.

Setelah meninjau pelaksanaan Vaksin Danramil Kapten inf. Jaswadi Barus bersama Camat Tebing Syahbandar H. Muhammad Khairi S. Sos meninjau Pos PPKM Penyekatan di Desa Paya Pinang, dalam rangka mengecek sampai sejauh mana Kepatuhan dan Kesadaran Masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan, memakai  Masker, Sebagai salah satu upaya dalam  memutus mata rantai penyebaran Covid 19.( Mnl )

Contact Form

Name

Email *

Message *